Gubernur Muhidin Dorong Bank Kalsel Lebih Permudah Masyarakat Pinjam Dana
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin mendorong Bank Kalsel untuk semakin aktif mendekatkan layanan kepada masyarakat dan dunia usaha agar akses pembiayaan semakin mudah serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikannya usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Bank Kalsel di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).
Menurut Muhidin, hasil rapat pemegang saham tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang menjadi arah penguatan kinerja Bank Kalsel pada tahun-tahun mendatang, khususnya dalam meningkatkan pendapatan serta memperluas layanan kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peran Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah yang mampu memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Kalimantan Selatan.
Ia menyarankan kepada Bank Kalsel supaya bisa mempermudah masyarakat meminjam dana di Bank Kalsel.
"Tentunya dengan persyaratan yang sudah ditentukan,” ujar Muhidin.
Selain itu, Muhidin juga meminta jajaran direksi untuk lebih proaktif menjangkau masyarakat serta para pelaku usaha, baik yang berada di dalam daerah maupun dari luar daerah yang berinvestasi di Kalimantan Selatan.
Ia menilai pendekatan jemput bola sangat penting agar Bank Kalsel tidak hanya menunggu nasabah datang, tetapi juga aktif menawarkan layanan dan peluang pembiayaan yang tersedia.
“Kita minta kepada direksi agar proaktif turun ke lapangan, mendatangi pengusaha-pengusaha yang ada di Kalimantan Selatan maupun dari luar daerah untuk membuka peluang kerja sama,” katanya.
Muhidin juga menegaskan bahwa saat ini kondisi Bank Kalsel berada dalam keadaan baik dan stabil sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk menempatkan dana maupun memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari bank daerah tersebut.
“Bank Kalsel saat ini aman, tidak ada masalah, dan tidak perlu diragukan untuk menempatkan dana di sana,” tegasnya.
Meski demikian, Muhidin mengingatkan bahwa kinerja yang baik saja belum cukup.
Ia berharap Bank Kalsel tidak hanya menjadi bank sehat, tetapi juga semakin kuat agar mampu bersaing dengan perbankan lain di tingkat regional maupun nasional.