WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Para pembalap MotoGP musim 2026 menunjukkan antusiasme tinggi menyambut seri Grand Prix Brasil, yang digelar di Autódromo Internacional Ayrton Senna sirkuit yang kembali masuk kalender setelah puluhan tahun absen dan menjadi arena tantangan baru bagi seluruh rider di lintasan.

Seri Brasil musim ini menjadi warna tersendiri dalam kalender balap motor dunia karena lintasan yang baru bagi semua pebalap, sehingga semua kontestan memulai adaptasi sejak latihan bebas pertama. Hal ini membuat suasana di paddock penuh optimisme dan senyum dari para rider, termasuk bintang pendatang baru Indonesia, Veda Ega Pratama, yang siap tampil lebih tajam usai debut impresifnya di Thailand.

Sirkuit Baru, Tantangan Baru

Sirkuit Autódromo Internacional Ayrton Senna di Goiânia telah lama menjadi ikon balap di Brasil dan kini telah mengalami peningkatan fasilitas dan permukaan lintasan untuk memenuhi standar MotoGP 2026. Sirkuit ini merupakan tuan rumah MotoGP Brasil kembali setelah terakhir menggelar balapan pada era 1980-an, memberikan pengalaman unik bagi semua pembalap di lintasan yang belum pernah mereka cicipi kompetitif.

Para rider melakukan sesi latihan dengan catatan waktu yang kompetitif, namun fokus utama mereka adalah feeling motor dan adaptasi cepat pada karakter sirkuit yang lebih cepat dan teknis dibanding seri-seri sebelumnya. Atmosfer ini turut memberi pengalaman baru sekaligus tantangan strategis dalam menentukan setup motor tim masing-masing.

Veda Ega Siap Tunjukkan Aksi di Dunia Moto3

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menjadi sorotan setelah hasil impresifnya di seri pembuka Moto3 2026 di Thailand. Meski masih berstatus rookie, Veda mampu mencuri perhatian dengan performa kuat di grup depan dan finis di posisi lima besar — sebuah capaian yang membuat ia mendapat julukan sebagai sensasi baru di paddock MotoGP.