WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Perhelatan All England Open 2026 di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, mendebarkan sejak hari pertama dengan pertandingan tajam para unggulan dunia. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah dominasi An Se-young, juara bertahan dari Korea Selatan, di sektor tunggal putri.

Pada laga pembuka babak 32 besar, An Se-young, tunggal putri peringkat 1 dunia, melibas wakil Turki Neslihan Arin hanya dalam waktu 27 menit. Skor telak 21–8, 21–6 menunjukkan betapa superiornya performa sang juara bertahan di lapangan. Permainan cepat, teknis rapi, serta tekanan terus-menerus membuat lawannya tak berkutik sejak awal gim.

Hasil impresif ini sekaligus membawa An ke babak 16 besar, dimana dia diproyeksikan menjadi ancaman serius bagi para pesaing termasuk wakil Indonesia Putri Kusuma Wardani (Putri KW) jika keduanya berhasil meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya.

Sementara itu, perjuangan Putri KW sendiri berjalan mulus setelah lolos langsung ke 16 besar. Lawannya dari Denmark, Mia Blichfeldt, mundur di tengah pertandingan karena cedera saat unggul 11–1 di gim pertama, sehingga Putri otomatis melaju ke babak berikutnya.

Tidak hanya di nomor tunggal putri, Indonesia juga mencatat beberapa hasil positif di sektor lainnya. Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses melewati babak 32 besar lewat come-back dramatis, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri juga melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan lawan asal Malaysia.

Dengan banyaknya wakil yang masih bertahan, kontingen Indonesia masih memiliki peluang untuk membawa pulang prestasi di turnamen Super 1000 paling bergengsi ini. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar