Tak hanya dari pemerintah daerah, pengawasan juga datang dari Badan Gizi Nasional (BGN). Lembaga tersebut meminta laporan perkembangan dari setiap wilayah sebagai bentuk komitmen pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.
Menurut Citra, setiap catatan perbaikan yang tidak ditindaklanjuti akan mendapat respons lebih lanjut dari pusat.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 28 SPPG telah beroperasi di Banjarbaru, sementara 19 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Selain limbah cair, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. DLH Banjarbaru telah memfasilitasi kontak bank sampah terdekat untuk membuka peluang kerja sama antara pengelola SPPG dan pengelola sampah setempat.
Langkah koordinasi lintas sektor ini diharapkan mampu memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan tanpa mengabaikan aspek perlindungan lingkungan.(wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur_muhammad







