WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) hadir di pembukaan Pesantren Ramadhan di Masjid As-Shulaha Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (24/2/2026).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi mewakili Bupati HST Samsul Rizal.

Pesantren Ramadan tersebut merupakan kolaborasi antara Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) As-Shulaha, Pemkab HST, dan Dinas Pendidikan HST itu diikuti 339 pelajar tingkat SMP dari sejumlah sekolah di HST.

Baca Juga BREAKING NEWS! Polda Kalsel Bongkar Jaringan Fredy Pratama saat Ramadhan, Sita 29,9 Kg Sabu & 15 Ribu Ekstasi

Dalam sambutannya, Wabup Gusti Rosyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi pelajar selama Ramadan.

“Pemerintah daerah sangat mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Terlebih, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak terkait,” ujarnya.

Ia berharap para pelajar dapat memanfaatkan Ramadan untuk memperdalam pemahaman agama serta meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah.

“Mereka diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah, terutama menjaga shalat lima waktu, membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari, serta membentuk akhlak, adab, dan etika yang mulia,” katanya.

Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter.

“Kita ingin anak-anak kita tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga memiliki adab dan akhlak yang jauh lebih baik, karena adab itu berada di atas ilmu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia dari Dewan Kemakmuran Masjid As-Shulaha, Ustadz Syahid, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama enam hari efektif, yakni 24–26 Februari dan dilanjutkan 2–4 Maret 2026.

“Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 339 orang, terdiri dari SMP 1 sebanyak 189 orang, SMP 3 sebanyak 65 orang, SMP 12 sebanyak 20 orang, dan SMP IT Al-Khair 65 orang,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab HST dan Dinas Pendidikan HST dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami memohon maaf jika dalam penyambutan dan fasilitas terdapat kekurangan. Perlu kami sampaikan juga bahwa setelah Ramadan ini, Masjid As-Shulaha akan memulai proses renovasi besar-besaran,” tutupnya.