Fenomena masuknya ular ke pemukiman ini ditengarai akibat faktor cuaca.
Pihak otoritas mengingatkan bahwa kelembapan tinggi selama musim penghujan sering memicu reptil keluar dari habitat aslinya untuk mencari perlindungan di tempat yang lebih kering dan hangat, termasuk rumah warga.
Edwin, Komandan Regu (Danru) Damkar Sektor Jorong, memberikan peringatan keras bagi masyarakat yang tidak memiliki keahlian dalam menangani hewan liar.
”Kami meminta warga untuk tidak mencoba menangani ular berbisa sendirian jika tidak memiliki keahlian khusus. Segera hubungi pos Damkar terdekat untuk penanganan yang aman,” ujar Edwin.
Layanan rescue non-kebakaran ini merupakan bagian dari komitmen Damkar dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk serangan hewan buas. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu







