WARTABANJAR.COM, GAZA- Umat Islam Palestina, khususnya di Gaza, juga turut melaksanakan puasa Ramadhan.
Mereka, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tetap melaksanakan sahur di tengah reruntuhan bangunan, kamp pengungsian dan genosida serta penjajahan yang masih dilakukan Israel terhadap mereka.
Mereka menghiasi lingkungan tersebut dengan aneka dekorasi khas Ramadhan.
Mereka bahkan memasak dengan bahan makanan seadanya lalu makan sahur bareng dengan penuh kegembiraan menyambut bulan suci Ramadhan.
Tak seperti di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, Palestina melaksanakan puasa hari pertama tahun ini pada Rabu (18/2/2026) dini hari waktu setempat.
Momen penuh kehangatan ini menghadirkan puluhan anak bersama orang tua dan para pengasuh yang menikmati kebersamaan di tengah situasi yang mereka hadapi saat ini.
Bagi mereka, Ramadhan bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga menjadi simbol solidaritas, kekuatan, dan harapan yang membangkitkan semangat rohani.
Pemandangan itu beredar di berbagai akun media sosial, Kamis (19/2/2026), di antaranya diunggah oleh pengguna X, @MuhammadSmiry.







