Liga Inggris Beri Jeda Pemain Muslim Buka Puasa Saat Bertanding Selama Ramadhan 2026

Kebijakan progresif ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2021.

Momen bersejarah pertama kali tercipta dalam laga Leicester City kontra Crystal Palace pada April 2021.

Saat itu, pertandingan dihentikan sejenak pada menit ke-30 demi memberikan waktu bagi Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate yang beragama Islam untuk menelan air putih dan gel energi.

Sejumlah bintang papan atas dipastikan akan memanfaatkan regulasi ini seperti Mohamed Salah (Liverpool), William Saliba (Arsenal), Amad Diallo (Manchester United), hingga bek sayap Manchester City, Rayan Ait-Nouri, tetap menjalankan kewajiban puasa di tengah jadwal kompetisi yang padat di musim ini.

BACA JUGA: HEBOH! Data IDF Sebut Ada Pemuda Berkewarganegaraan Indonesia Diduga Jadi Prajurit Israel

Klub Turut Dukung Pemain

Mantan penggawa Everton, Abdoulaye Doucoure, mengakui betapa nyamannya berkarier di Inggris sebagai seorang Muslim.

Ia menyebut pihak klub sangat menghormati keyakinan pemain.

“Di Liga Inggris, Anda bebas menjalankan keyakinan. Mereka tidak akan pernah menghalangi, dan itu luar biasa,” ujar Doucoure.

Tak hanya soal jeda pertandingan, dukungan klub juga merambah ke fasilitas latihan.

Mantan bintang Liverpool, Sadio Mane, pernah mengungkapkan bahwa manajemen The Reds bahkan bersedia menggeser jadwal latihan demi menjaga kebugaran pemain yang berpuasa.

Koki klub pun disiagakan untuk memastikan ketersediaan makanan halal yang sesuai standar nutrisi atlet. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu