Liga Inggris Beri Jeda Pemain Muslim Buka Puasa Saat Bertanding Selama Ramadhan 2026

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia, Liga Utama Inggris (Premier League), kembali menerapkan aturan khusus pemain yang beragama Islam selama bulan puasa Ramadhan.

Di bulan puasa Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 masehi ini, seluruh strata liga di Inggris dipastikan tetap menerapkan aturan khusus tersebut yaitu permainan dijeda saat azan magrib untuk memberikan waktu mereka berbuka puasa.

Mengutip inilah.com, Kamis (19/2/2026), pada Ramadan tahun ini, matahari di Inggris diprediksi terbenam antara pukul 17.00 hingga 19.00 GMT.

Dengan jadwal tersebut, laga-laga krusial seperti pertandingan Sabtu pukul 17.30 dan Minggu pukul 16.30 menjadi momen yang paling bersentuhan dengan waktu berbuka puasa.

Sesuai prosedur, kapten kedua tim bersama wasit akan berkoordinasi sebelum laga dimulai.

Mereka akan menyepakati kapan jeda alami, seperti saat tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam, bisa diambil untuk memberikan kesempatan pemain berbuka.

Namun, satu hal yang ditegaskan otoritas liga, yaitu jeda ini murni untuk keperluan ibadah pemain Muslim.

Aturan ini bukan celah bagi pelatih untuk memberikan instruksi strategi atau sekadar istirahat minum bagi seluruh pemain.

Rekaman video berisi momen spesial itu ramai beredar di media sosial, Kamis (19/2/2026).

Di antaranya seperti diunggah oleh pemilik Instagram @adabtiv, tampak sejumlah pemain muslim menepi ke tepi lapangan untuk sejenak minum air.

Tiga orang staf tampak menyediakan beberapa botol minuman untuk mereka.

Para pemain tersebut lalu meminum air itu sebagai tanda bahwa puasa mereka di hari itu selesai.

Tidak dijelaskan kapan video itu direkam, namun tentunya hal ini menyedot perhatian warganet.

Tradisi Sejak 2021