WARTABANJAR.COM – Sekda Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Syarifuddin mengatakan warga diharapkan saling menghormati dan menjaga kelancaran dan ketenangan selama puasa.
Yakni dengan menghormati perbedaan penetapan awal Ramadhan. Seperti diketahui pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026 berbeda dengan Muhammadiyah pada hari ini, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menyampaikan pesan serta ajakan Gubernur H Muhidin kepada masyarakat muslim di Banua, untuk menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kegembiraan, keikhlasan dan semangat yang tinggi dalam melaksanakan ibadah.
Baca Juga Ramadhan 1447 H, Polsek Simpang Empat Razia Tempat Hiburan Malam, 24 Botol Miras Diamankan
Karena ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan penuh ampunan Allah SWT.
Lebih dari itu disampaikan, masyarakat muslim diajak menjadikan momentum Ramadhan untuk mempererat ukhuwah Islamiyyah dan ukhuwah wathaniyah di antara sesama. Ramadhan mengajarkan tentang kesetaraan, empati dan kepedulian.
Lanjut disebutkan, pemerintah hadir untuk memfasilitasi dan memastikan bahwa penentuan awal ramadhan berjalan tertib dan ilmiah serta tetap berlandaskan pada kaidah yang disepakati para ulama.
Gubernur berharap, ramadhan membawa kedamaian dan kebaikan masyarakat muslim di Kalsel dan mampu menjadikan semua umat Islam yang menjalani ibadah puasa, sebagai pribadi yang bertaqwa.
Ia juga berharap agar masyarakat muslim di Banua Kalsel mendapat kesehatan sehingga bisa melaksanakan kegiatan keagamaan dengan lancar. (Wartabanjar.com/sal/adpim)







