Pemkab Tabalong Jajaki Kerja Sama Pendidikan ke Mesir dan Yaman, Kuota 5–10 Mahasiswa

WARTABANJAR.COM, TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong menjajaki kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di Timur Tengah, yakni Universitas Al-Azhar di Mesir serta sejumlah perguruan tinggi di Yaman.

Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang studi bagi putra-putri daerah yang ingin memperdalam ilmu keislaman.

Hal itu diungkapkan Bupati Tabalong, H.M. Noor Rifani, usai melepas penyerahan operasional sepeda motor Homecare di Pendopo Bersinar Tanjung, Kecamatan Murung Pudak, Rabu (18/2/2026).

Dijelaskan Bupati, kuota yang disiapkan pada tahap awal diperkirakan antara 5 hingga 10 mahasiswa.

Seleksi akan dilakukan secara ketat, dengan salah satu persyaratan utama yakni calon mahasiswa wajib fasih berbahasa Arab.

“Bahasa Arab menjadi syarat mutlak, karena proses perkuliahan di sana menggunakan bahasa tersebut. Jadi, kemampuan dasar harus benar-benar dikuasai,” ujar Bupati.

Menurutnya, mekanisme seleksi akan mengikuti pola kerja sama pendidikan yang selama ini diterapkan Pemkab Tabalong dengan berbagai perguruan tinggi lainnya.

Pemerintah daerah akan memfasilitasi proses awal, namun penentuan kelulusan sepenuhnya berada di tangan kampus tujuan berdasarkan hasil tes seleksi.