Pemkab Tabalong Buka Seleksi 3 Kursi Pejabat
WARTABANJAR.COM, TANJUNG - Pemerintah Kabupaten Tabalong membuka kesempatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan untuk mengikuti Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Hal itu diungkapkan plt Kepala BKSDM Tabalong, Fauzan, pada wartabanjar.com, Senin (16/2/2026).
"Sejak kemarin tanggal 15 Februari 2026 sudah secara resmi kita umumkan secara terbuka melalui website dan medsos resmi kami," ucapnya.
Seleksi terbuka tersebut digelar untuk mengisi tiga jabatan strategis di lingkungan Pemkab Tabalong, yakni Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
"Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola birokrasi yang profesional, transparan, dan berbasis sistem merit. Melalui mekanisme seleksi terbuka, diharapkan terpilih figur-figur yang kompeten, berintegritas, serta memiliki kapasitas manajerial yang mumpuni untuk memimpin organisasi perangkat daerah," urai Fauzan.
Jadwal dan Mekanisme Pendaftaran
Berdasarkan pengumuman resmi, tahapan seleksi dimulai pada pertengahan Februari 2026. Berikut jadwal pelaksanaannya :
Pengumuman Seleksi: 15 Februari – 1 Maret 2026
Penerimaan Berkas (secara online melalui aplikasi ASNKarier): 15 Februari – 1 Maret 2026
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi yang telah ditentukan panitia seleksi. Seluruh dokumen persyaratan diunggah melalui aplikasi ASNKarier sesuai ketentuan yang berlaku.
Berlandaskan UU ASN Terbaru
Pelaksanaan seleksi terbuka ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
"Regulasi tersebut menegaskan pentingnya sistem merit dalam manajemen ASN, termasuk dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi,"imbuh Fauzan.
Pemkab Tabalong mengundang PNS yang memenuhi persyaratan administratif maupun kompetensi untuk berpartisipasi dalam seleksi ini.
Selain sebagai ajang pengembangan karier, seleksi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan, pendidikan, serta manajemen kepegawaian daerah.