Kini Jadi Takjil Favorit Warga Kalsel Tiap Bulan Puasa, Kue Bingka Dulu Hanya Dikonsumsi Bangsawan Banjar

Dulu, bingka hanya dikonsumsi oleh kaum bangsawan atau mereka yang tinggal di lingkungan Kesultanan Banjar, sementara rakyat biasa tidak memakannya.

Bentuknya yang berupa kelopak bunga terkesan eksklusif, mewah dan “sultan banget” sehingga identik dengan bangsawan, sementara rakyat jelata mengonsumsi kue berbentuk bulat atau kotak dan polos.

Tak hanya itu, saat disajikan pun bingka didekorasi dengan mewah karena hanya untuk kalangan bangsawan, sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang.

Selain itu, bingka di masa lalu kerap disajikan di acara-acara penting kesultanan.

(wartabanjar.com/yayu)

Editor: Yayu