WARTABANJAR.COM, MUARA TEWEH – Media sosial dihebohkan dengan video seorang warga Kabupaten Barito Utara yang disebut berhasil menangkap ikan tapah raksasa berbobot hingga 70 kilogram.

Foto dan video hasil tangkapan tersebut viral di Instagram, TikTok, Facebook, hingga berbagai grup percakapan warga Kalimantan Tengah.

Dalam unggahan yang diunggah @peristiwabanua, tampak ikan tapah berukuran sangat besar dengan panjang hampir menyamai tinggi orang dewasa. Ukurannya yang tidak biasa langsung menarik perhatian warganet dan memicu berbagai komentar.

Ikan tapah dikenal sebagai salah satu predator air tawar terbesar di Kalimantan dan banyak ditemukan di aliran Sungai Barito.

Bobot 70 Kg Disebut Langka

Meski ikan tapah memang dapat tumbuh besar, tangkapan dengan bobot di atas 50 kilogram tergolong langka dan jarang terdokumentasi secara resmi.

Apabila bobot 70 kilogram tersebut terverifikasi, maka hasil pancingan ini berpotensi menjadi salah satu tangkapan ikan tapah terbesar di Indonesia.

Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai ukuran dan berat pasti ikan tersebut.

Mengenal Ikan Tapah, Predator Raksasa Sungai Kalimantan

Ikan tapah memiliki nama ilmiah Wallago leerii atau Wallago attu. Spesies ini merupakan ikan predator air tawar dari keluarga lele (Siluridae) yang hidup di sungai-sungai besar Asia Tenggara, termasuk Sumatra dan Kalimantan.

Tapah dikenal sebagai karnivora aktif dengan mulut besar, gigi tajam, dan kumis panjang. Selain itu, ikan ini juga populer sebagai bahan konsumsi karena tekstur dagingnya yang tebal dan lembut.

Karakteristik Ikan Tapah:

Ukuran raksasa, dapat tumbuh lebih dari 1 hingga 2 meter dengan berat puluhan kilogram

Habitat di sungai berarus lambat, danau, serta rawa-rawa

Predator yang memangsa ikan lain, krustasea, dan hewan air kecil

Tubuh licin tanpa sisik, berkumis panjang, berwarna keperakan atau gelap, dengan rahang bawah lebih panjang

Populasinya mulai langka akibat penangkapan berlebih dan kerusakan habitat

Di sejumlah daerah, ikan tapah kerap diolah menjadi masakan tradisional seperti pindang, pepes, hingga ikan asap.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad