Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 3 juta warga Indonesia melakukan perjalanan haji dan umrah setiap tahunnya. Sementara jumlah wisatawan dari Timur Tengah yang datang ke Indonesia masih sangat kecil, hanya sekitar 33 ribu orang per tahun.
Ke depan, pemerintah akan mendorong pelaku travel haji dan umrah untuk turut menyediakan paket wisata bagi wisatawan Timur Tengah ke Indonesia. Selain itu, akan dibentuk kelompok kerja (pokja) khusus guna mengelola dan memperkuat ekosistem ekonomi haji.
“Kita ingin memaksimalkan itu. Bayangkan, yang berangkat dari sini ke Saudi itu 3 juta, masa yang dari Saudi ke sini hanya 33 ribu. Pak Airlangga nanti akan membentuk pokja khusus untuk mengorkestrasi semua paket ekonomi dalam ekosistem haji,” pungkas Dahnil.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad







