WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Bupati Tabalong, Ir H Muhammad Noor Rifani, menegaskan bahwa budaya bersih-bersih lingkungan tak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka.
Ia menginginkan aksi menjaga kebersihan menjadi kebiasaan harian aparatur sipil negara (ASN), bukan sekadar ramai saat momentum tertentu.
Pesan tegas itu disampaikan H Fani saat aksi bersih-bersih serentak dalam rangkaASN mendukung Gema Jalin (Gerakan Masyarakat Jaga Lingkungan) untuk Indonesia Asri, yang dipusatkan di Tabalong Expo Center, Selasa (10/2/2026).
“Kebersihan ini harus tiap hari kita lakukan, jadikan ini kebiasaan,” tegas Bupati di hadapan para ASN.
Menurutnya, kebiasaan hidup bersih mencerminkan tingkat peradaban suatu daerah. Semakin bersih sebuah kota, semakin tinggi pula kualitas peradabannya.
“Semakin kota itu bersih, semakin tinggi peradaban,” ujarnya.
Bupati menekankan, ASN harus menjadi teladan, tidak hanya di kantor pemerintahan, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Ia menilai perubahan budaya dimulai dari contoh nyata para aparatur.
“Ini tugas kita bersama, tugas menjaga lingkungan untuk anak cucu kita,” tandasnya.
Gerakan Gema Jalin sendiri diharapkan tak berhenti pada kegiatan simbolik, melainkan menjadi pemicu perubahan perilaku kolektif masyarakat Tabalong dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.







