WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar kembali menggelar Festival Becatuk Dauh 2026.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 10–11 Februari 2026, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zaleha, Martapura.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kabupaten Banjar, Muhammad Syahid, mengatakan Festival Becatuk Dauh merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan sejak 2018 dan menjadi salah satu ikon budaya daerah.

Baca Juga BRIN Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026, Potensi Perbedaan Awal Puasa Makin Terlihat

“Tujuan utamanya tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni melestarikan kebudayaan Kabupaten Banjar. Kita termasuk pionir, bahkan satu-satunya daerah yang secara konsisten melaksanakan Festival Becatuk Dauh,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Syahid menyebutkan, tahun ini festival diikuti oleh 21 peserta, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 29 peserta.

“Penurunan peserta ini lebih karena proses peremajaan di masing-masing kelompok. Namun secara kualitas, peserta yang tampil tahun ini cukup bagus,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan, Festival Becatuk Dauh digelar selama dua hari dengan tahapan seleksi awal hingga penentuan finalis. ”Dari seluruh peserta, akan dipilih sembilan finalis yang berhak melaju ke babak final,” tambahnya.

Terkait jadwal final, Syahid mengatakan pihaknya masih menunggu arahan pimpinan. Namun, Disbudporapar telah mengusulkan agar final digelar pada pertengahan Ramadan, tepatnya malam ke-21 atau malam selikur.

“Kami memberi dua opsi kepada pimpinan, tapi keputusan akhirnya menyesuaikan agenda pimpinan. Ini juga memberi waktu bagi peserta untuk berlatih lebih maksimal,” ungkapnya.

Pada babak final nanti, seluruh finalis dipastikan akan mendapatkan penghargaan. Kategori yang diperebutkan meliputi juara 1, 2, dan 3, harapan 1, 2, dan 3, serta kategori terfavorit, busana terbaik, dan pelestari.

“Sehingga kesembilan finalis nantinya akan menjadi juara sesuai kategorinya masing-masing,” pungkas Syahid. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor Restu