Siswanto menekankan pentingnya transparansi agar bantuan benar-benar sampai ke tangan petani kecil dan tidak disalahgunakan.

"Masalah pupuk ini, pengajuannya kan kelompok tani. Harusnya ya ada rembukan, ada rapat RDKK. Jangan sampai tahu-tahu barangnya habis atau dilempar keluar dengan harga mahal. Kasihan masyarakat kecil yang perlu pupuk cuma beberapa sak untuk sawah tapi kesulitan," tegas Siswanto.

Selain masalah pupuk, ia juga berharap akses jalan poros desa dan perbaikan jembatan penghubung antar-dusun yang sudah termakan usia dapat menjadi prioritas dalam agenda pembangunan Bupati ke depan.

"Kita selaku masyarakat kecil ini ingin merasakan enaknya jalanan Tanjung Dewa. Perlu dilebari juga pengaspalan ulang karena rusak. Termasuk jembatan akses anak sekolah di RT antara dusun 3 dan 4, itu peninggalan zaman trans dulu, sekarang sudah rusak parah," tambahnya memberikan masukan konstruktif.

Dengan semangat kebersamaan dan kepemimpinan yang responsif dari Bupati H. Rahmat Trianto, warga Desa Batu Tungku yakin bahwa tantangan infrastruktur dan pembenahan sistem distribusi pertanian akan segera mendapatkan penanganan terbaik demi kesejahteraan masyarakat Bumi Tuntung Pandang.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu