Presiden Inter Milan Kecam Pelemparan Flare, Emil Audero Dipuji Profesionalismenya

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Insiden tidak menyenangkan terjadi dalam laga pekan ke-23 Liga Italia 2025/26 antara Cremonese vs Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Cremona, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Pada menit ke-49, kiper Cremonese Emil Audero Mulyadi menjadi korban pelemparan flare yang dilakukan oknum suporter Inter Milan dari tribun belakang gawang.

Flare tersebut jatuh ke area kotak penalti Cremonese dan mengenai Audero, sehingga pertandingan sempat dihentikan selama beberapa menit oleh wasit Davide Massa. Audero harus mendapat perawatan medis, namun ia tetap menunjukkan sikap profesional dengan melanjutkan pertandingan setelah kondisinya stabil.

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menyampaikan kecaman keras atas tindakan berbahaya tersebut. Menurutnya, aksi pelemparan flare tidak hanya merugikan klub tetapi juga mencoreng nama baik sepak bola Italia. Ia menegaskan bahwa Inter Milan siap bekerja sama dengan otoritas liga untuk mengusut insiden ini dan memastikan pelaku mendapat sanksi tegas.

Di sisi lain, Marotta memberikan apresiasi kepada Emil Audero atas sikap tenang dan profesional yang ditunjukkan meski menjadi korban. “Saya kagum dengan ketenangan dan profesionalitas Audero. Ia tetap fokus pada pertandingan meski baru saja mengalami kejadian berbahaya,” ujar Marotta.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus flare di sepak bola Italia. Liga Serie A kemungkinan akan menjatuhkan sanksi berat kepada Inter Milan sebagai bentuk pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)