Kedepankan Preemtif dan Preventif
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Intan 2026 lebih menitikberatkan pada langkah preemtif dan preventif, seperti sosialisasi serta imbauan terkait keamanan dan ketertiban berlalu lintas.
“Sasaran operasi mencakup pelajar, masyarakat umum, hingga komunitas,” ungkap Arwin.
Selain itu, pihak kepolisian juga akan menggelar patroli dialogis untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung kepada masyarakat.
Penindakan Lewat ETLE, Tanpa Tilang Manual
Meski penegakan hukum tetap dilakukan, Arwin menegaskan bahwa tindakan tersebut akan menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Tidak ada penindakan manual maupun stasioner,” tegasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Intan 2026, Polresta Banjarmasin berharap budaya tertib berlalu lintas dapat semakin tumbuh, sekaligus menciptakan kondisi keamanan dan keselamatan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas saat Ramadan.(Wartabanjar.com/iqnatius)
editor: nur_muhammad







