WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bergerak cepat menginstruksikan rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur TNI, Polri, intelijen daerah, hingga pemerintah desa guna mengusut tuntas dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM).
Surat resmi bernomor 500.5.6.19/252/SETDA/2026 tertanggal 15 Mei 2026 dari Bupati untuk menuntut klarifikasi, penggunaan barcode, serta laporan penyaluran distribusi bahan bakar minyak (BBM) dalam tiga bulan terakhir.
Ia menegaskan tidak akan menutupi ataupun menoleransi segala bentuk praktik culas yang merugikan hajat hidup orang banyak di pesisir Tala.
Baca Juga Kebakaran di Pasar Sungai Lulut Banjarmasin, Bangunan Kayu Luluh Lantak
Hal ini berkaitan dengan dugaan penyelewengan solar subsidi bagi warga pesisir Tanah Laut yang berprofesi sebagai nelayan.
“Solar subsidi ini untuk nelayan. Tapi nyatanya, berulang kali disalahgunakan. Saya minta warga ikut mengawasi agar tak terulang lagi,” ujar Bupati Tala dengan nada geram.
Ia juga menegaskan komitmen penuh jajaran pemerintah daerah untuk berdiri pasang badan membela hak-hak para nelayan tradisional di wilayahnya agar dapat bekerja dengan tenang tanpa dihantui kelangkaan BBM buatan.
“Kami berkomitmen berpihak kepada rakyat, khususnya nelayan kecil yang menggantungkan hidupnya dari melaut. Solar subsidi harus tepat sasaran dan tidak boleh disalahgunakan,” tegas H. Rahmat Trianto.







