“Kami merasa diperhatikan. Harapan kami, ke depan banjir berkurang dan lingkungan kami lebih tertata,” ujarnya.

Aksi di Sungai Guring menandai perubahan arah pembangunan dari reaktif menjadi preventif dan kolaboratif.

Pemerintah Kota Banjarmasin berpesan bahwa sungai bukan lagi masalah yang ditunda, tetapi aset bersama yang harus dijaga mulai hari ini. (wartabanjar.com/yayu)

Editor: Yayu