WARTABANJAR.COM, TANJUNG– PT. MCM menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar dengan menyerap tenaga kerja lokal hingga 60 persen dari total karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.
Hal itu diungkapkan Pjs. Kepala Teknik Tambang (KTT) PT MCM , Armes, di sela-sela acara Konsultasi Publik Rencana Pasca Tambang PT MCM di Hotel Aston Tanjung, Jumat (23/1/2026).
Dikatakannya saat ini, jumlah karyawan PT Mantimin Coal Mining (MCM) tercatat sekitar 900 orang, dengan mayoritas berasal dari wilayah sekitar area tambang.
Kebijakan ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.
Dalam proses perekrutan, imbuhnya, perusahaan mengutamakan warga lokal yang berada di wilayah tambang, selama memenuhi kualifikasi dan kebutuhan perusahaan.
“Sejak awal kami berkomitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Saat ini sekitar 60 persen karyawan kami merupakan warga lokal,” ujar Armes.
Ia juga menyambut baik program pencetakan 1.000 tenaga terampil yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong.
Menurutnya, program tersebut sangat membantu dunia usaha dan industri, khususnya sektor pertambangan, dalam memperoleh sumber daya manusia yang siap kerja dan kompeten.
BACA JUGA: Waspada Cuaca Panas Berlebihan di Kalsel, Suhu Terasa Seperti 36 Derajat
Armes mengungkapkan, PT MCM pada prinsipnya memiliki keinginan untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, namun demikian, hal tersebut tetap harus disesuaikan dengan aturan yang berlaku serta kebutuhan perusahaan.







