WARTABANJAR.COM, DAVOS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan tampil dan menyampaikan pidato khusus di forum bergengsi World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Dalam forum ekonomi dunia tersebut, Prabowo akan memperkenalkan konsep ekonomi khas Indonesia bertajuk “Prabowonomics”.

Pidato ini menjadi momen penting karena menandai kembalinya Presiden Indonesia ke panggung WEF setelah absen selama sekitar satu dekade.

Jadwal Pidato Prabowo

Berdasarkan agenda resmi yang dirilis WEF, Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato pada pukul 14.00 waktu setempat (CET) atau sekitar pukul 20.00 WIB.

Dalam rangkaian sesi hari yang sama, pidato Prabowo akan didahului oleh sejumlah pemimpin dunia, di antaranya Presiden Israel Isaac Herzog, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, serta Presiden Finlandia Alexander Stubb.

Sementara itu, setelah sesi Prabowo, forum akan dilanjutkan dengan pidato dari Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa sebagai pembicara berikutnya.

Isi Pidato dan Konsep “Prabowonomics”

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pidatonya, Prabowo akan memaparkan gagasan dan strategi ekonomi yang telah ia rancang serta terapkan, baik sebelum maupun setelah menjabat sebagai Presiden RI.

“Intinya beliau akan berbicara mengenai konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan sejak sebelum menjadi presiden hingga sekarang,” ujar Teddy, Rabu (21/1/2026).

Selain itu, Prabowo juga akan menyinggung berbagai capaian pemerintahan selama satu tahun masa kepemimpinannya.

“Seluruh kerangka pemikiran ekonomi tersebut beliau rangkum dalam satu istilah, yaitu ‘Prabowonomics’,” tambah Teddy.

Kembalinya Presiden Indonesia ke WEF

Kehadiran Prabowo di WEF 2026 memiliki arti strategis bagi Indonesia. Tercatat, Presiden Indonesia terakhir kali tampil di forum ini sekitar 10 tahun lalu.

Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi presiden Indonesia pertama yang berpidato di WEF pada tahun 2011, dengan mengangkat tema ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.

Tentang World Economic Forum 2026