WARTABANJAR.COM, GAMBUT – Kepedulian terhadap lingkungan mendorong mahasiswa Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin ikut turun membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan RSJ Sambang Lihum, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 

Sejak Jumat (25/9/2026), sebanyak 13 mahasiswa dari tiga organisasi kemahasiswaan, yakni UKM Mapala UNISKA, KSR PMI UNISKA dan UKM Pramuka UNISKA, bergabung dalam kegiatan pembasahan di sekitar Jalan Gubernur Syarkawi.

Perwakilan Mapala UNISKA, Riski Maulana, mengatakan keterlibatan tersebut berawal dari inisiatif mahasiswa yang kemudian mengajak organisasi lain untuk bersama-sama membantu penanganan karhutla.

“Isu lingkungan merupakan salah satu hal yang tercantum dalam kode etik pecinta alam. Karena itu kami mengajak KSR dan Pramuka untuk bergerak bersama,” kata Riski.

Para mahasiswa bertugas secara bergiliran di sejumlah titik, di antaranya belakang RSJ Sambang Lihum, arah bundaran hingga kawasan menuju Sungai Tabuk.

Kegiatan mereka meliputi pembasahan dan membantu menangani titik yang sempat terbakar.

Baca Juga Kabut Asap Tebal Selimuti Sejumlah Wilayah HST, Warga Diminta Waspada Saat Berkendara

Baca Juga Tiang Listrik Roboh di Pingaran Kabupaten Banjar Saat Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Selain Riski, kegiatan tersebut diikuti Rabiatul Adawiah dari KSR PMI UNISKA dan Bayu Adeputra dari UKM Pramuka UNISKA. Rabiatul mengatakan dirinya terdorong ikut karena tinggal di sekitar kawasan tersebut dan turut merasakan dampak karhutla.

“Dengan adanya kegiatan gabungan ini akhirnya memutuskan untuk ikut serta menangani di sini dan melihat langsung bagaimana para petugas setiap hari menangani kebakaran,” tuturnya.

Para mahasiswa berharap karhutla segera berakhir dan tidak menimbulkan dampak berkepanjangan. Mereka juga mengajak generasi muda maupun masyarakat untuk menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

“Kita jaga sama-sama lingkungan dan jangan takut menegur ataupun melaporkan ketika menemukan titik-titik tersebut,” pesan Rabiatul. (Wartabanjar.com)