WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kemajuan teknologi digital memang memudahkan aktivitas kita, namun juga membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan.
Salah satu modus yang kini marak adalah penggunaan bukti transfer palsu hasil manipulasi teknologi Al (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan.
Bank Kalsel melalui media sosialnya, dikutip Sabtu (17/1/2026), mengajak nasabahnya agar lebih teliti lagi menyikapi hal ini.
Bukti transfer hasil manipulasi Al memang mirip, namun tidak sempurna.
BACA JUGA: Viral Bu Haji di Banjarmasin Beli Baju Emas
Berikut ini adalah tips agar tidak terkena modus bukti transfer palsu:







