China Bangun “Hong Kong” Baru Dekat Indonesia, Nilai Proyek Tembus Rp 1.900 Triliun
Ia menambahkan, posisi geografis Hainan menjadikannya sangat strategis sebagai pusat logistik dan perdagangan China menuju Asia Tenggara, kawasan yang dinilai memiliki peran ekonomi dan geopolitik penting di masa depan.
Ekonomi Hainan Masih Jauh di Bawah Hong Kong
Berdasarkan data resmi, Produk Domestik Bruto (PDB) Hainan pada 2024 tercatat mencapai US$ 113 miliar, menjadikannya ekonomi terbesar ke-70 dunia menurut Bank Dunia. Namun, angka tersebut masih tertinggal jauh dibandingkan Hong Kong yang memiliki PDB sekitar US$ 407 miliar.
Ekonom senior Economist Intelligence Unit, Xu Tianchen, menilai model Hainan menawarkan liberalisasi yang lebih terkendali dibanding Hong Kong.
“Model Hainan sangat baik untuk mengintegrasikan kembali rantai pasokan global. Namun, kawasan ini masih kekurangan sistem hukum dan keterbukaan keuangan yang selama ini menjadi kekuatan utama Hong Kong,” ujarnya.
Meski demikian, Hainan tetap dipandang sebagai eksperimen ekonomi terbesar China dalam beberapa dekade terakhir, dengan potensi mengubah peta perdagangan bebas di kawasan Asia-Pasifik.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad