‎WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Relawan pemadam kebakaran yang menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, kini mendapat kemudahan dalam memperoleh bahan bakar minyak (BBM).
‎
‎Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Banjar, disebut siap melayani kebutuhan BBM relawan untuk mendukung kegiatan pemadaman karhutla.
‎
‎Kemudahan tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas relawan, ketika menerima laporan kebakaran, terutama saat armada membutuhkan BBM untuk menuju maupun melakukan penanganan di lokasi.
‎
‎Ketua Buser 690 Banjar, M Hasan Hamdan mengatakan, dukungan tersebut sangat membantu relawan yang selama ini terlibat langsung dalam penanganan karhutla.
‎
‎“Alhamdulillah, para relawan damkar, khususnya relawan karhutla di Kabupaten Banjar, sekarang bisa lebih tenang. Seluruh SPBU siap melayani kebutuhan BBM untuk keperluan pemadaman karhutla,” ujar Hasan belum lama tadi. 
‎
‎Menurut Hasan, kecepatan menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan karhutla, agar api tidak semakin meluas.

Baca Juga: 477 Sak Beras Disalurkan ke 159 Keluarga Desa Tangkas Banjar, Masing-masing Terima 30 Kilogram

Baca Juga: Boni Ariefianto Mulai Pimpin Polres Banjar, Karhutla Jadi Fokus Pertama

‎“Ini sangat membantu relawan. Saat ada laporan kebakaran, mereka bisa langsung bergerak ke lokasi tanpa terlalu memikirkan persoalan BBM untuk armada yang digunakan,” katanya.
‎
‎Hasan juga mengapresiasi H Muhammad Rofiqi, yang disebut telah membantu membuka komunikasi dengan pihak Pertamina Wilayah Kalimantan Selatan hingga kemudahan tersebut dapat terwujud.
‎
‎“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada H Muhammad Rofiqi, yang telah membantu menghubungkan kami dengan pihak Pertamina Wilayah Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan sinergi seperti ini terus terjalin dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
‎
‎Ia berharap dukungan tersebut dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan relawan, dalam menghadapi potensi karhutla di Kabupaten Banjar.
‎
‎“Relawan ini bekerja untuk masyarakat. Mereka tidak hanya datang ketika ada kebakaran, tetapi juga harus siap kapan saja. Dukungan seperti ini tentu sangat berarti bagi mereka,” pungkas Hasan. (Wartabanjar)