WARTABANJAR.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Dinas PUPR Kalsel) melalui Bidang Bina Marga memastikan akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pada ruas-ruas jalan provinsi yang terdampak banjir.
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan sejak pertengahan Desember 2025 hingga awal Januari 2026 berdampak pada fasilitas umum dan infrastruktur jalan milik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.
Sejumlah ruas jalan dilaporkan terendam, di antaranya ruas Banjarmasin–Martapura, Mataraman–Sei Ulin, ruas Jalan Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, serta ruas Jalan Jejangkit.
Baca Juga LINK Tiket Barito Putera vs Persipura Jayapura Resmi Dibuka
Genangan air yang terjadi dalam waktu cukup lama dinilai berpotensi merusak badan jalan dan sistem drainase akibat tergerus arus serta melemahnya struktur perkerasan aspal.
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Bina Marga, Robby Cahyadi mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan verifikasi lapangan terhadap seluruh ruas jalan provinsi yang terdampak sebelum menentukan langkah perbaikan.
“Jika hasil verifikasi menunjukkan adanya kerusakan atau aspal tergerus, kami akan segera melakukan penanganan, baik melalui pengaspalan ulang maupun tambal sulam,” ujar Robby, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlah pasti ruas jalan maupun jembatan yang mengalami kerusakan. Hal tersebut disebabkan masih adanya genangan air di beberapa titik yang menyulitkan proses pemeriksaan secara menyeluruh.







