WARTABANJAR.COM, TANJUNG– Panitia Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Tabalong resmi menutup pendaftaran bakal calon Ketua DPD II Golkar Tabalong pada Rabu (14/1/2026) pukul 17.00 WITA, sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Hingga penutupan pendaftaran, tercatat dua nama resmi mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD II Golkar Tabalong.

Pendaftar pertama adalah H Muhammad Fahmi Ansyari, kelahiran Murung Pudak tahun 1980.

Saat ini Fahmi menjabat sebagai Wakil Ketua Kosgoro DPD I Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain aktif di organisasi partai, Fahmi juga dikenal sebagai pengusaha di bidang konstruksi dan properti.

Kuasa pendaftar wakli dari Fahmi, Agus Saiho, menjelaskan bahwa bakal calon yang didaftarkannya telah mengantongi dukungan yang memenuhi syarat pencalonan.

“Pak Fahmi mengantongi dukungan 10 suara dari Pengurus Kecamatan (PK), satu suara dari Watim, satu dari AMPG, dan satu dari SOKSI, sehingga total 13 suara atau telah melampaui ambang batas 30 persen yang disyaratkan,” ujar Agus Saiho.

Ia juga menambahkan bahwa Fahmi telah memperoleh rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Pendaftar kedua adalah Muhammad Rizky Maulana, yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Tabalong. Melalui kuasa pendaftarnya, Hidayatullah.

Ia menyampaikan bahwa Muhammad Risky Maulana telah mengantongi dukungan enam suara Pengurus Kecamatan (PK), sehingga memenuhi persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD II Golkar Tabalong.

"Jadi Mas Risky mendapatkan dukungan sebanyak 6 PK yang artinya sudah memenuhi persyaratan dari panitia," tutur Hidayatullah.

Ditambahkannya, bakal calon yang didaftarkanya tetap menghormati proses demokrasi dan siap menerima hasil dari Musda.

"Artinya kami tidak ada niat apapun, niat kami mendaftar, itikadnya adalah turut serta membangun dan membesarkan partai Golkar di Tabalong ini," imbuh Hidayat.

Sementara itu, Panitia Pendaftaran Musda DPD II Golkar Tabalong, Rez Noor, membenarkan bahwa hingga penutupan pendaftaran hanya dua bakal calon yang mengembalikan formulir.

BACA JUGA: Khamenei Samakan Trump dengan Fir'aun, Sindir Nasib Akan Tumbang di Puncak Kekuasaan