Pengalaman hampir dua musim bermain di Indonesia membuat Stewart merasa tidak asing dengan tantangan yang akan dihadapi. Menurutnya, perbedaan antara kompetisi di level Liga 1 dan Liga 2 tidak terlalu mencolok, terutama dari sisi karakter permainan.
“Saya sudah memahami gaya bermain di Indonesia. Permainannya keras dan menuntut fisik, tapi saya siap. Perbedaannya tidak terlalu jauh, lebih ke aspek teknis saja,” tuturnya.
Stewart menegaskan, kepentingan tim menjadi prioritas utama dalam setiap penampilannya. Ia siap berkontribusi tidak hanya lewat gol, tetapi juga peran lain yang dibutuhkan di lapangan.
“Yang terpenting adalah tim. Saya ingin membantu dengan gol, assist, atau apa pun yang dibutuhkan. Target saya jelas, membawa Barito Putera kembali tampil di Liga 1,” jelasnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)
Editor: Andi Akbar







