WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dinas Sosial (Dinsos) Tanah Laut baru saja menerima suntikan bantuan logistik dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel sebagai langkah taktis menjaga ketersediaan dapur umum, Kamis (8/1/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Plt Kepala Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Eddy Setiawan, kepada Kepala Dinas Sosial Tala, Eko Trianto.

Dukungan ini menjadi krusial mengingat operasional penanganan bencana saat ini masih menghadapi kendala administratif anggaran daerah.

Baca Juga Kedatangan Wapres Gibran di Sungai Tabuk Dihadiahi Anak-anak Gambar Wajahnya dan Puisi

Kepala Dinas Sosial Tala, Eko Trianto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah responsif dengan mengaktifkan dapur umum sejak 1 Januari 2026, mendahului penetapan status siaga banjir resmi oleh pemerintah daerah.

“Melihat kondisi masyarakat, dapur umum kami buka lebih awal agar kebutuhan dasar bisa segera terpenuhi,” ujarnya.

Kondisi di lapangan memaksa Dinsos untuk memutar otak. Saat ini, operasional dapur umum masih bergantung penuh pada sisa stok logistik tahun 2025.

Hal ini terjadi karena anggaran tahun berjalan belum bisa dicairkan akibat mekanisme Uang Persediaan (UP) yang belum beroperasi, sehingga memaksa pihaknya menggunakan skema pembayaran langsung (LS) yang lebih lambat.

Dalam situasi sulit tersebut, Eko Trianto mengakui peran strategis dari bantuan eksternal. Beliau menjelaskan:

“Bantuan dari UPZ Bank Kalsel ini sangat membantu sebagai penyangga awal sebelum anggaran kami bisa direalisasikan.”

Selain sokongan dari sektor perbankan, Dinsos Tala juga mulai mendapat aliran bantuan dari berbagai lini, seperti pasokan protein telur dari Dinas Peternakan hingga kebutuhan air mineral dari sektor swasta.

Sinergi darurat ini menjadi tumpuan utama agar warga yang terdampak tidak kelaparan di tengah masa transisi anggaran pemerintah.

“Sinergi ini sangat membantu menjaga ketersediaan kebutuhan dasar warga terdampak banjir,” tuntasnya.(Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu