WARTABANJAR.COM – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kalsel berhasil menuntaskan penanganan kawasan permukiman kumuh seluas 35,85 hektare, melampaui target awal yang telah ditetapkan sepanjang 2025.
Hal ini diungkap Kepala Seksi Pembinaan Teknis Kawasan Permukiman Disperkim Kalsel, Egianti Sariutami, saat ditemui di ruang kerjanya di Banjarbaru, Kamis (8/1/2026).
Pada awal anggaran 2025, pihaknya menargetkan penanganan kawasan permukiman kumuh seluas 35,09 hektare. Namun berkat adanya penambahan anggaran pada APBD Perubahan, realisasi penanganan kawasan kumuh dapat melebihi target.
Baca Juga Wapres Gibran Bakal Kunjungi Posko Pengungsian Korban Banjir Balangan dan Banjar
“Pada akhir tahun anggaran 2025, alhamdulillah kami dapat menyelesaikan penanganan sekitar 35,85 hektare. Penambahan anggaran di perubahan memungkinkan kami memperluas cakupan penanganan dibandingkan target awal,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, penanganan kawasan permukiman kumuh selama 2025 tersebar di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, meliputi Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta Kabupaten Banjar.







