WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Komplek Damai, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, digegerkan oleh penampakan seekor bidawang berukuran jumbo yang berhasil ditangkap saat air pasang, Minggu (4/1/2026) malam. Momen langka tersebut terekam dalam sebuah video dan langsung viral setelah diunggah ke media sosial Instagram.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat seekor bidawang dengan ukuran tak biasa berada di tengah permukiman warga. Kondisi air yang sedang pasang diduga menjadi penyebab hewan air tersebut masuk ke kawasan pemukiman, memancing rasa penasaran sekaligus kehebohan warga sekitar.

Bidawang merupakan sebutan lokal masyarakat Kalimantan Selatan untuk labi-labi atau bulus, yakni sejenis kura-kura air tawar dengan ciri khas cangkang lunak yang dilapisi kulit tebal dan licin. Berbeda dengan kura-kura pada umumnya, bidawang memiliki moncong menyerupai babi dan bernapas menggunakan paru-paru. Hewan ini biasa hidup di sungai, rawa, dan danau.

Penampakan bidawang jumbo di tengah kota Banjarmasin ini langsung menuai beragam reaksi warganet. Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi respons bernada kaget, lucu, hingga kasihan terhadap hewan tersebut. Tak sedikit pula netizen yang mengaitkannya dengan nilai ekonomi, mulai dari olahan kuliner hingga minyak bidawang yang dikenal di masyarakat.

Komentar warganet pun beragam, mulai dari candaan soal “duit dadakan”, usulan dijadikan sate atau digoreng, hingga ungkapan simpati karena bidawang diduga ikut terdampak banjir. Ada pula netizen yang baru pertama kali mengetahui keberadaan hewan bernama bidawang dan mempertanyakan apakah hewan tersebut termasuk kura-kura.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana kondisi pasang air dan lingkungan perairan di Banjarmasin masih sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, hingga satwa air pun sesekali muncul ke permukiman. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat tetap waspada dan bijak dalam menyikapi kemunculan satwa liar di sekitar tempat tinggal.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)

editor: nur_muhammad