WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat sedikitnya 114.727 jiwa terdampak akibat bencana banjir.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Banjar, Yayan Daryanto, mengatakan jumlah rumah terdampak banjir mencapai 22.803 unit, dengan total 40.532 kepala keluarga terdampak secara keseluruhan.

“Data ini sesuai laporan infografis kami sampai update tanggal 3 Januari sore. Untuk rumah terdampak tercatat 22.803 unit, dengan 40.532 KK dan 114.727 jiwa terdampak,” jelas Yayan, Minggu (4/1/2026).

Meski jumlah warga terdampak masih tergolong besar, Yayan menyebut wilayah kecamatan yang terdampak banjir justru menunjukkan tren penurunan.

“Awalnya 16 kecamatan, lalu turun menjadi 14, kemudian 10, dan sekarang tinggal tujuh kecamatan,” ujarnya.

Namun demikian, Yayan menegaskan penurunan jumlah kecamatan terdampak tidak selalu berbanding lurus dengan berkurangnya jumlah warga terdampak.

Kondisi banjir masih bersifat fluktuatif, terutama di wilayah hilir sungai.

“Bisa saja di daerah atas airnya surut, tapi di hilir justru bertambah. Jadi meskipun kecamatannya berkurang, belum tentu jumlah terdampaknya ikut berkurang,” jelasnya.

BACA JUGA: Waspada Puncak Banjir Rob di Kota Banjarmasin Hari ini Mulai Jam 4 Sore

Yayan menambahkan, wilayah hilir sungai cenderung mengalami dampak lebih luas karena hampir seluruh kawasan sepanjang aliran sungai terendam banjir.

Terkait kemungkinan penyediaan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak, BPBD Banjar masih menunggu tahapan penanganan darurat selesai sebelum melakukan asesmen lanjutan.

“Itu masih tahapan. Setelah masa darurat selesai, nanti pada fase transisi darurat akan dilakukan pendataan dan penilaian pasca bencana. Dari situ baru diketahui apakah warga memerlukan hunian sementara atau tidak,” terangnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu