WARTABANJAR.COM, MARTAPURA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memantau perkembangan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Banjar.

Seiring meluasnya genangan dan belum surutnya air, status penanganan banjir di tingkat provinsi berpotensi dinaikkan menjadi tanggap darurat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, mengatakan saat ini pemerintah masih berada pada status siaga, namun peningkatan status sangat mungkin dilakukan melihat kondisi di lapangan.

“Untuk saat ini kita masih siaga, dan nantinya insya Allah akan kita tingkatkan ke tanggap darurat,” ujarnya.

Dalam penanganan awal, Pemprov Kalsel memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, terutama melalui penyediaan dapur umum.

Hingga saat ini, telah disiapkan tiga titik dapur umum yang masing-masing melayani ribuan warga.

“Yang jelas pertama kita bikin dapur umum untuk masyarakat karena ini sangat diperlukan. Ada tiga titik, satu titik bisa melayani sekitar 5.000-an orang,” jelasnya.

Selain makanan, pemerintah juga menyiapkan kebutuhan mendesak lainnya seperti logistik untuk anak-anak, perahu, serta sarana pendukung evakuasi.

Sementara terkait pembangunan hunian sementara, Pemprov Kalsel masih melakukan kajian, mengingat kondisi banjir yang belum stabil.

“Kita melihat nantinya kemungkinan ada semacam shelter untuk tempat penampungan. Mudah-mudahan ke depan bisa segera diputuskan,” tambah Syarifuddin.

Di sisi lain, Pemprov Kalsel juga menunggu hasil audit lingkungan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri penyebab banjir, termasuk dugaan keterkaitan dengan aktivitas perusahaan.

“Pak Menteri sudah melakukan audit lingkungan untuk melihat dampak dan penyebab banjir ini. Kalau memang ada pelanggaran, tentu akan ada tindak lanjut. Itu kewenangan pemerintah pusat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al-Habsyi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar.

BACA JUGA: Waspada Puncak Banjir Rob di Kota Banjarmasin Hari ini Mulai Jam 4 Sore