WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Ancaman bencana hidrometeorologi di awal tahun memaksa Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengambil langkah cepat dengan menetapkan status siaga bencana.

Keputusan ini diambil setelah Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, melakukan peninjauan langsung ke titik-titik krusial yang terendam luapan air, didampingi Dandim 1009/TLA, Letkol Inf. Adhy Irawan.Pelaihari, Jumat 2 Januari 2026.

Sejumlah kawasan yang menjadi fokus peninjauan meliputi Handil Negara dan Kali Besar di Kecamatan Kurau, hingga wilayah Handil Birayang Bawah di Kecamatan Bumi Makmur.

Baca Juga Jadwal Laga Perdana Barito Putera di Stadion 17 Mei, Lawan Persiku Kudus

Di lokasi-lokasi tersebut, selain melakukan pemetaan risiko, Bupati juga menyalurkan bantuan logistik secara langsung kepada warga yang rumahnya mulai terendam.

Bupati mengungkapkan bahwa fenomena cuaca ekstrem dalam dua pekan terakhir menjadi pemicu utama meluapnya debit air di berbagai wilayah kecamatan.

“Dengan intensitas curah hujan yang tinggi dalam dua minggu terakhir, terjadi peningkatan air di Kecamatan Bumi Makmur, Kecamatan Kurau, Kecamatan Pelaihari, serta kecamatan lainnya di Kabupaten Tanah Laut. Hingga saat ini tercatat kurang lebih 2.498 Kepala Keluarga yang terdampak banjir,” ujar Bupati.

Merespons data terdampak yang mencapai ribuan keluarga tersebut, pemerintah daerah secara resmi meningkatkan level kewaspadaan melalui penetapan status siaga.

“Mulai hari ini, tanggal 2 Januari sampai 4 Januari, kami pemerintah kabupaten menetapkan peningkatan status menjadi status siaga.

Dengan status ini, kami akan menyiapkan berbagai kebutuhan, seperti posko siaga, dapur umum, serta dukungan logistik lainnya,” jelasnya.

Penetapan status siaga ini juga dibarengi dengan seruan agar seluruh elemen masyarakat tidak lengah terhadap potensi kenaikan air susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Kami berharap status siaga ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga masyarakat agar tetap waspada dan aktif melaporkan kondisi di lapangan kepada relawan, BPBD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, termasuk Kodim dan Polres, sehingga dapat bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir ini,” tutupnya. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor Restu