Rizky Pora dan kolega tampil solid dalam bertahan hingga bisa mengalahkan capaian Persipura Jayapura, yang kebobolan 7 kali, dan pemuncak klasemen Grup 1, Garudayaksa FC, yang kebobolan 8 kali.
Pelatih Barito Putera Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues menjelaskan, ketangguhan pertahanan tim ini merupakan buah latihan zona marking. Kemudian Fabiano Beltrame cs bisa mengaplikasikan dengan baik dalam pertandingan.
Mantan Pelatih Bali United FC ini berharap bisa tempil konsisten hingga akhir musim, sehingga membuat kompetitor di kompetisi domestik Indonesia kasta kedua, frustrasi.
“Kami latihan zona marking, itu terlihat bagus pertahanan kami dalam pertandingan, kami sudah beberapa pertandingan tidak kebobolan. Tim kami juga paling sedikit kebobolan. Kami sebagai pelatih senang juga. Ini buat bertahan. Tim harus konsisten,” jelas Teco. (wartabanjar.com/rilis)
Editor Restu







