WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Banjir melanda Desa Kali Besar dan Desa Handil Negara, Kecamatan Kurau, Kamis (1/1/2026), memaksa jajaran Polres Tanah Laut bersama Bhayangkari bertindak cepat untuk memastikan warga terdampak tidak kekurangan bantuan pangan.

Rombongan yang dipimpin Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan dan Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy langsung menyisir titik terdampak banjir. Tujuannya jelas: memastikan bantuan logistik menyentuh langsung tangan warga yang terisolasi oleh genangan air.

Tidak sekadar seremoni, Kapolres dan jajaran juga melakukan pengecekan menyeluruh ke lokasi banjir untuk memantau kondisi terkini masyarakat pasca-bencana.

Dapur Umum Jadi Penyelamat Warga

Guna memenuhi kebutuhan mendesak warga, dapur umum di Posko Banjir Polsek Kurau segera diaktifkan. Sebanyak 300 nasi bungkus disiapkan dan langsung didistribusikan bagi warga yang rumahnya terendam dan kesulitan memasak.

Kapolres AKBP Ricky Boy Siallagan menegaskan bahwa kehadiran polisi di lokasi banjir adalah tugas kemanusiaan yang mendesak.
"Kegiatan penyerahan bantuan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Laut bersama Bhayangkari terhadap masyarakat terdampak banjir. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga serta memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi sulit akibat bencana alam," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Selain menyalurkan paket sembako, Kapolres juga memberikan perhatian pada aspek keselamatan warga di tengah cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Kalimantan Selatan.
“Polres Tanah Laut akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan serta memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga terdampak. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” tambah Kapolres.

Aksi kemanusiaan ini diikuti Wakapolres, Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, Sat Polairud, dan unsur Forkopimcam Kurau, menunjukkan sinergi lintas sektoral dalam menghadapi bencana di Bumi Tuntung Pandang.(Wartabanjar.com/Gazali)

editor: nur_muhammad