Debit Air Kurau Meningkat, Kapolres Tala Kerahkan Satpolairud Terjang Banjir Demi Selamatkan Lansia
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI– Jajaran Polres Tanah Laut bergerak cepat melakukan operasi kemanusiaan dengan menembus kepungan banjir yang merendam pemukiman warga di Kecamatan Kurau, Pelaihari, Kamis (1/1/2025).
Fokus evakuasi diarahkan ke Desa Kali Besar dan Desa Handil Negara, di mana debit air terus merangkak naik akibat intensitas hujan yang tinggi.
Menggunakan perahu dan peralatan keselamatan lengkap, personel Satpolairud bersama Sat Samapta menyisir rumah-rumah warga untuk menjemput kelompok rentan, seperti lansia dan anak-anak yang terjebak di dalam rumah.
Tak hanya fokus pada penyelamatan nyawa, Polri juga memastikan urusan logistik warga tidak terputus.
Bantuan bahan makanan didistribusikan secara door-to-door menggunakan perahu karet untuk menjangkau titik-titik pengungsian maupun warga yang masih bertahan di rumah masing-masing.
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa seluruh kekuatan kepolisian di lapangan difokuskan untuk memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kurau dalam situasi darurat ini.
BACA JUGA: RAMADAN 1447 H! Muhammadiyah Tetapkan Puasa 18 Februari 2026, Pemerintah Masih Tunggu Sidang Isbat
“Polres Tanah Laut melalui jajaran Satpolairud dan Sat Samapta melaksanakan evakuasi warga serta menyalurkan bantuan bahan makanan kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Kali Besar dan Desa Handil Negara. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga memastikan personelnya akan tetap bersiaga di lokasi bencana untuk terus memantau perkembangan debit air dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan dampak banjir.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan segera melapor apabila membutuhkan bantuan,” tutup Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, pemantauan terhadap ketinggian air masih terus dilakukan di beberapa titik rawan guna mengantisipasi kemungkinan evakuasi susulan jika cuaca kembali memburuk. (Wartabanjar.com/Gazali)
Editor: Yayu