Pesta Tahun Baru Berujung Kebakaran Besar! 10 Villa di Kuta Selatan Terbakar Gegara Kembang Api, Kerugian Rp3 Miliar
WARTABANJAR.COM, KUTA SELATAN – Perayaan pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan wisata Bali berubah menjadi mimpi buruk. Sebanyak 10 unit villa, termasuk area lobi dan Villa Bilabong, dilaporkan terbakar hebat di Jalan Labuan Sait, Banjar Dinas Tengah, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 00.47 WITA dan terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial Instagram. Video itu diunggah oleh akun @infodenpasarterkini.id dan langsung menyita perhatian publik.
Berdasarkan keterangan yang disertakan dalam unggahan tersebut, kebakaran diduga dipicu oleh kembang api yang dinyalakan warga saat perayaan malam pergantian tahun. Percikan api diduga mengenai bangunan villa hingga memicu kobaran api besar yang cepat merambat.
Pemerintah setempat langsung bergerak cepat dengan mengerahkan 7 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku selama 3 jam 3 menit, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp3 miliar. Sejumlah bangunan villa dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.
Netizen Ramai Bereaksi
Peristiwa kebakaran tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak netizen menyoroti penggunaan kembang api yang dinilai sembarangan dan tidak sesuai prosedur keselamatan.
Beberapa komentar netizen di antaranya:
“Api new year, menyala.”
“Kembang api itu harusnya dinyalakan di pinggir pantai, bukan di atap rumah atau pinggir jalan.”
“Kembang api dilarang, kobar api malah kejadian.”
“Wah ini baru benar-benar firework.”
“The real firework.”
“Itulah sebabnya negara maju sangat mengatur ketat lokasi dan durasi kembang api.”
“Sudah dibilangi jangan nyalakan kembang api, sekarang siapa yang rugi?”
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati dalam merayakan pergantian tahun, khususnya dalam penggunaan kembang api yang berpotensi memicu kebakaran besar dan merugikan banyak pihak.(Wartabanjar.com/nur_muhammad)
editor: nur_muhammad