Anehnya, kata Yama, si peneror ini tahu alamat rumah, nomor ponsel, dan nama istrinya.
Hal yang membuatnya heran adalah pengirim memakai nama istrinya dalam mengirimkan paket COD tersebut ke alamat rumahnya yang bahkan tidak ia tinggali.
Ia mengatakan teror paket COD ini masih berlangsung hingga sekarang.
“Saya tetap mendapatkan kiriman barang COD yang nilainya lumayan besar,” kata Yama.
Di video yang sama, Yama pun mengimbau kepada semua pengguna media sosial agar lebih baik bikin konten lucu-lucuan saja, jika tidak punya ‘bekingan’.
“Kalau tidak punya bekingan, posisi kalian tidak kuat, posting yang lucu-lucu saja, tidak perlu menyenggol siapa pun,” katanya.
“Atau kalau mau aman, ya, pertambah lagi ilmu manjangin lidahnya, biar jilat terus. Kalian pasti akan aman. Selamat datang di suatu negara yang katanya negara demokrasi,” tambah Yama Carlos seakan menyindir kalangan tertentu di negara ini.
Tak hanya Yama Carlos, hari ini ramai berita sejumlah pemengaruh atau influencer mengaku mendapat teror karena postingan mereka yang mengkritik pemerintah Indonesia akibat maraknya bencana alam sekarang ini dan parahnya kerusakan alam yang menyebabkan banjir bandang di banyak wilayah.
Sebut saja aktivis sekaligus pemengaruh Sherly Annavita juga mendapat teror paket mencurigakan dan lemparan telur di rumahnya serta surat ancaman meminta agar postingannya dihapus.
(wartabanjar.com/yayu/berbagai sumber)
Editor: Yayu













