Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Siap Jadi Ikon Religi Kalsel
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru akan segera difungsikan sebagai pusat ibadah sekaligus ikon wisata religi baru di Banua.
Dijelaskan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib, pembangunan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari saat ini telah memasuki tahap akhir.
Pekerjaan yang masih berjalan hanya berupa penataan kawasan dan lanskap, sementara bangunan utama masjid telah selesai sejak tahun 2024.
Baca Juga Jelang Tahun Baru 2026, Harga Bawang di Pasar Antasari Banjarmasin Naik
“Untuk struktur dan bangunan utama sudah selesai. Saat ini kami tinggal menyelesaikan penataan lanskap yang ditargetkan rampung akhir tahun ini,” kata Yasin Toyib didampingi Plt Kabid Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, Selasa (30/12/2025).
Usai peresmian, Kata Yasin, aset rumah ibadah tersebut akan diserahterimakan kepada Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Selatan sebagai pengelola. Namun demikian, jadwal peresmian masih menunggu arahan pimpinan daerah serta hasil koordinasi lintas perangkat daerah.
“Rencana peresmian masih kami koordinasikan dengan Biro Kesra,” ujarnya.
Yasin menegaskan, secara fungsional masjid sudah siap digunakan. Seluruh sarana dan prasarana utama telah tersedia sehingga masjid dapat langsung difungsikan untuk kegiatan ibadah setelah proses peresmian dan serah terima aset rampung.
Ia juga menyarankan pembentukan badan pengelola khusus agar pengelolaan masjid dan kawasan sekitarnya dapat berjalan lebih profesional dan berkelanjutan.
“Dengan adanya badan pengelola, pemanfaatan kawasan akan lebih optimal,” tambahnya.
Ke depan, pengembangan kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari akan dilakukan secara bertahap. Beberapa fasilitas pendukung seperti kolam dan area terbuka hijau direncanakan dilanjutkan pada tahun berikutnya, menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah.
Sesuai arahan Gubernur Kalimantan Selatan, kawasan masjid juga akan ditanami berbagai jenis tanaman buah agar kawasan tetap hidup, asri, dan menjadi ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.