WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Saat sebagian besar jemaah Haul Guru Sekumpul mulai berangsur pulang, perjuangan justru baru dimulai bagi petugas kebersihan Kota Banjarmasin.

Sejak dini hari, ratusan personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah berjibaku membersihkan tumpukan sampah yang tersisa di kawasan Sekumpul, pada puncak peringatan 5 Rajab.

Demi menjaga kebersihan lingkungan pasca membludaknya jutaan jemaah, DLH Banjarmasin mengerahkan seluruh personelnya sejak pukul 02.00 Wita.

Para petugas tiba dan mulai bekerja di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) kawasan Sekumpul sekitar pukul 04.00 subuh.

“Kami mulai bergerak sejak pukul dua dini hari. Sekitar jam empat subuh, petugas sudah berada di beberapa TPS di kawasan Sekumpul,” ujar Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, Senin (29/12/2025).

Upaya masif tersebut membuahkan hasil signifikan.

Hingga pagi hari, sekitar 300 ton sampah berhasil diangkut dan langsung dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Banjar Bakula.

Namun, pekerjaan belum selesai, DLH masih menargetkan pembersihan tambahan sekitar 100 ton sampah hingga siang hari.

“Kurang lebih 300 ton sampah sudah terangkut. Seluruhnya kami arahkan ke TPA Regional Banjar Bakula agar tidak terjadi penumpukan di lokasi,” jelas Marzuki.

BACA JUGA: PECAHKAN REKOR! Haul ke 21 Abah Guru Sekumpul Membludak, Kapolres Banjar: "Nyaris 5 Juta Jemaah"

Sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menyiapkan langkah antisipasi jauh hari dengan mengerahkan lebih dari 20 armada angkutan sampah, 200 relawan kebersihan, serta menyediakan sekitar 5.000 lembar karung sampah selama pelaksanaan Haul Guru Sekumpul.

Tak hanya difokuskan di titik TPS, petugas kebersihan juga disiagakan di sepanjang jalur utama yang dilalui jemaah.

Dari Jalan A. Yani Kilometer 6 hingga Kilometer 17, relawan menyisir badan dan bahu jalan untuk memastikan sampah tidak berserakan.

Pemko Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Penanganan sampah tidak hanya dilakukan pada hari puncak haul, tetapi akan terus berlanjut hingga H+2 peringatan 5 Rajab, guna memastikan kawasan benar-benar kembali bersih dan normal. (wartabanjar.com/Ramadan)

Editor: Yayu