Bukan Sekadar Kumpul Keluarga, Paguyuban Lembur Kuring Ditantang Jadi Garda Hijau Tanah Laut

​”Tentunya kami berpesan kepada warga Sunda di Tanah Laut, agar senantiasa menjaga solidaritas dan persatuan serta pendampingan dengan masyarakat yang lain, karena Tanah Laut merupakan miniatur dari nasionalisme ke-bhinekaan Indonesia,” tambahnya.

BACA JUGA: BREAKING NEWS! Oknum Polisi Pembunuh Mahasiswi ULM Zahra Dilla Digiring Ikuti Konferensi Pers di Polresta Banjarmasin

Tiga Pilar Transformasi Organisasi

​Di bawah kepemimpinan Herry Winardi, Paguyuban Lembur Kuring Tanah Laut telah memetakan peta jalan (roadmap) yang lebih visioner.

Organisasi ini tidak ingin stagnan, melainkan fokus pada tiga aspek, yaitu pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi anggota, dan kolaborasi lintas sektoral dengan pemerintah serta komunitas lain.

​Herry menekankan bahwa pihaknya secara proaktif terus menggali ilmu dari berbagai pihak untuk memastikan program yang dijalankan tepat sasaran bagi Kabupaten Tanah Laut.

“Kami beberapa kali sudah ada berkunjung yang konteksnya belajar ke yang lebih senior, jadi bisa diduplikasi program-programnya untuk Kabupaten Tanah Laut,” ungkap Herry.

Melalui langkah ini, Paguyuban Lembur Kuring berupaya membuktikan bahwa menjaga tradisi “Lembur” (kampung halaman) dapat berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kelestarian bumi tempat mereka berpijak saat ini. (Wartabanjar.com/Gazali)

Editor: Yayu