WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Komisi V DPR RI mengusulkan agar sisa anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum terserap digunakan untuk mendanai penanganan bencana di wilayah Sumatra.
Usulan ini disampaikan karena kebutuhan dana untuk rekonstruksi pasca-banjir dan longsor dinilai jauh lebih besar daripada dana tanggap darurat awal yang sudah dialokasikan.
Ketua Komisi V, Lasarus, mengatakan kondisi fiskal daerah sudah sangat tertekan setelah pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Ia menilai dana MBG yang “mengendap” di kementerian lebih baik dialihkan daripada terbuang terutama untuk mempercepat rekonstruksi infrastruktur dan bantuan kebencanaan.
Menurut Lasarus, alokasi sementara senilai Rp 4 miliar per kabupaten dari pemerintah pusat tidak memadai untuk menangani kerusakan masif seperti jembatan rusak, jalan putus, dan ribuan rumah terdampak.
Ia memperkirakan kebutuhan rekonstruksi di daerah terdampak bisa mencapai belasan triliun rupiah jauh melampaui anggaran tanggap darurat saat ini.







