Oleh karena itu, pintanya, masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar segera mengambil langkah mitigasi.
“Langkah pencegahan ini termasuk membersihkan saluran air, memangkas ranting pohon yang rapuh, serta mempersiapkan jalur evakuasi mandiri untuk menghindari dampak terburuk dari intensitas hujan yang tinggi,” tuturnya.
Dijelaskannya, Tabalong saat ini masih berstatus Hijau.
Dari pemantauan pihaknya, Tabalong masih relatif aman, namun tetap harus waspada karena bencana bisa datang kapan saja dan tidak bisa dihalangi ataupun hindari.
“Setidaknya kita berupaya agar dapat mengurangi dampak resiko yang terjadi,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Suhardi)
Editor: Yayu













