WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Kelayan Barat, Kecamatan Banjarmasin Selatan, sempat dihebohkan dengan penemuan seorang kakek yang tergeletak bersimbah darah di Jalan KS Tubun, tepat di samping Jembatan Muara Kelayan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat, (24/04).

Warga setempat, Noor Imansyah mengungkapkan, dirinya mendapat laporan dari seorang warga yang meminta bantuan setelah melihat seorang kakek dalam kondisi mengenaskan.

“Saat itu saya sedang duduk, lalu ada warga datang minta tolong, bilang ada kakek berdarah, dan kami langsung menuju lokasi untuk memastikan,” ujar Iman.

Baca Juga Bacaan Sholawat Al Fatih, UAS : Pembuka Pintu Rezeki

Setibanya di tempat kejadian, korban sudah dalam kondisi terkapar dan tidak bernyawa.

Warga kemudian segera menghubungi relawan melalui grup WhatsApp untuk meminta bantuan ambulans.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin oleh tim relawan emergency.

Sempat muncul dugaan korban menjadi korban kekerasan.

Namun, hal tersebut dibantah oleh pihak keluarga setelah dilakukan pemeriksaan.

Anak korban, Muhammad Irfansyah (27), menjelaskan bahwa ayahnya, M Sarkawi (67), meninggal dunia akibat penyakit jantung yang dideritanya.

“Dari hasil visum luar, ayah saya meninggal karena sakit jantung. Darah yang terlihat itu keluar karena beliau batuk,” jelas Irfansyah.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada unsur pengeroyokan atau tindakan kriminal dalam kejadian tersebut.

“Awalnya saya juga kaget karena sempat ada kabar dipukul orang. Tapi ternyata karena batuk dan muntah darah akibat penyakit jantung,” Katanya.

Irfansyah menuturkan, ayahnya sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat keliling sehingga jarang pulang ke rumah. Terakhir kali mereka bertemu sekitar satu bulan lalu.

Usai proses visum, pihak keluarga memutuskan untuk segera memakamkan jenazah almarhum di kawasan Landasan Ulin, Banjarbaru. (wartabanjar.com/iqnatius)

Editor Restu