Gagal Gasak Yamaha Xion di Pelaihari Tanah Laut, Pemuda Asal Banjarmasin Nyaris Diamuk Massa!
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Seorang pemuda asal Banjarmasin terpaksa mengurungkan niat jahatnya setelah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukannya dipergoki oleh korban dan warga.
Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (23/4/2026) malam sekitar pukul 21.00 WITA.
Peristiwa ini bermula saat korban, Parsiah, yang sedang berada di dalam rumah, curiga mendengar suara gesekan standar motor dari halaman rumahnya.
Saat mengintip dari balik jendela, ia terkejut melihat dua orang pria tak dikenal tengah berusaha membawa kabur motor Yamaha Xion warna hitam miliknya yang diparkir.
Sontak, teriakan histeris korban mengundang perhatian warga.
Satu pelaku yang diketahui bernama Misran alias Komeng (25), warga Desa Mantuil, Banjarmasin, berhasil diamankan warga di lokasi kejadian sebelum sempat melarikan diri lebih jauh.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Pelaihari IPTU H. Benny W. Wardhany membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku curanmor tersebut.
"Telah diamankan seorang laki-laki atas nama Misran alias Komeng, usia 27 tahun. Yang bersangkutan diduga tertangkap tangan oleh warga saat melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan," ujar IPTU H. Benny saat dikonfirmasi Wartabanjar.com, Jumat (24/4/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku melakukan aksinya dengan modus mengincar motor yang diparkir di halaman rumah saat pemiliknya lengah.
Namun, kesigapan korban yang langsung berteriak membuat nyali pelaku ciut dan warga langsung mengepung lokasi.
"Pada saat korban berada di dalam rumah, dia mendengar bunyi sepeda motor digeser. Pas diintip, ternyata ada dua orang yang berusaha mengeluarkan motornya. Korban langsung teriak minta tolong," tambah Kapolsek.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit Yamaha Xion milik korban dan satu unit Honda Beat putih tanpa nomor polisi yang diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp8.000.000.