Kurniawan Coret 6 Pemain Timnas U-17 Jelang Piala Asia 2026, Mierza Firjatullah Absen karena Cedera
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mencoret enam pemain dari skuad Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi. Keputusan ini diambil setelah evaluasi kondisi fisik dan kebutuhan tim, termasuk pencoretan striker andalan Mierza Firjatullah karena cedera.
Enam Pemain Dicoret
Timnas U-17 Indonesia harus melakukan perombakan menjelang Piala Asia U-17 2026. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto resmi mencoret enam pemain dari daftar skuad. Mereka adalah Mierza Firjatullah, Syahdan Caesar, Handri Dimas, Shoyyo Himawan, Alfa Al Faruqi Rangkayo, dan I Komang Semadi.
Cedera Mierza Firjatullah
Mierza Firjatullah, yang sebelumnya menjadi andalan lini depan Indonesia U-17, terpaksa dicoret karena cedera. Pemain jebolan Piala Dunia U-17 2025 ini mengalami cedera saat tampil di Piala AFF U-17 2026. Hasil pemeriksaan MRI menunjukkan kondisinya tidak memungkinkan untuk bermain dan membutuhkan istirahat minimal 4–6 minggu.
Pemanggilan Pemain Diaspora
Sebagai pengganti, Kurniawan memanggil tiga pemain diaspora untuk memperkuat skuad. Mereka adalah Matthew Baker (Melbourne City), Noha Pohan Simangunsong (NAC Breda), dan Mike Rajasa (FC Utrecht). Kehadiran pemain diaspora ini diharapkan menambah kualitas dan pengalaman internasional bagi tim.
Dalam Piala Asia U-17 2026, Indonesia akan berkekuatan 23 pemain. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 21 pemain yang berangkat dari Jakarta menuju Arab Saudi. Dua pemain diaspora, Noha dan Mike, akan menyusul langsung dari Belanda untuk menghemat waktu perjalanan.
Persaingan di Grup B
Indonesia tergabung di Grup B bersama Jepang, China, dan Qatar. Persaingan di grup ini diprediksi sangat ketat, mengingat Jepang dan China memiliki tradisi kuat di level usia muda. Kurniawan menegaskan bahwa tim harus fokus dan disiplin untuk bisa bersaing di ajang bergengsi ini.
Piala Asia U-17 2026 akan berlangsung pada 5–22 Mei 2026 di Arab Saudi. Dengan komposisi baru yang lebih segar, Timnas U-17 diharapkan mampu tampil lebih kompetitif. Kehadiran pemain diaspora juga menjadi peluang bagi Indonesia untuk menunjukkan kualitas di level Asia, sekaligus menebus kegagalan di Piala AFF U-17 sebelumnya. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)